Yayasan Ponpes Jariah Al-Islamiyah Jiput Siap Tampung Siswa Tidak Mampu

Suitnews.com, Pandeglang – Yayasan Ponpes Jariah Al-Islamiyah adalah salah satu yayasan pondok pesantren yang terletak sekitar 250 meter dari kantor kecamatan jiput, tepatnya di Kampung Mengger Desa Janaka Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang
Yayasan yang menampung para siswa tidak mampu ini sudah meluluskan 4 Angkatan dan tahun ini adalah angkatan yang ke-5.
Saat ini yang sudah masuk dan berjalan untuk siswa Madrasah Tsanawiyah (MTS) sebanyak 46 orang, sementara Siswa untuk Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 50 orang. “Yang sekolah disini semuanya gratis tidak dipungut biaya, siapapun bisa masuk disini karena yayasan disini kami hibahkan untuk kepentingan masyarakat dan Alhamdulilah kami sudah bisa meluluskan 4 angkatan” kata Ust. Saefudin Zuhri ketua yayasan Ponpes Jariyah Al-Islamiyah saat acara pelepasan siswa. Minggu (13/5/2018)

Menunurut Ust Saef, jumlah pengajar di ponpes Jariah Al-Islamiyah saat ini mencapai 20 orang, 12 orang Ustad dan 8 orang Ustadah.

“Dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 20 orang, serta fasilitas asrama dan ruang kelas yang cukup, Insha Allah kami siap menampung siswa-siswa yang tidak mampu” Katanya

Selanjutnya ust saef mengatakan bahwa penerimaan siswa/siswi baru tahun ajaran 208/2019 sudah dibuka sejak 21 April 2018 sampai dengan 10 juli 2018

“Pendaftaran sudah dibuka, Gelombang I di mulai dar tanggal 21 April sampai dengan 21 mei 2018 dan Gelombang II dimulai dari tanggal 1 juni sampai dengan 10 juli 2018” pungkasnya

Pada kesempatan tersebut turut hadir Sulaeman apandi, Koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (Korkab PKH) Kabupaten Pandeglang. Dirinya merasa bangga dan apresiasi bisa berada ditengah-tengah ulama dan santri, karena dengan ikhlas turut menuntaskan wajib belajar 12 tahun dan turut berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Saya sangat apresiasi sekali terhadap pengurus Yayasan Jariah Al-Islamiyah ini yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa” katanya.
Menurutnya dengan menampungnya Siswa yang tidak mampu, Yayasan Jariah Al-Islamiyah ini sejalan dengan program PKH yang mana salah satunya adalah mewajibkan anak-anaknya untuk menuntaskan wajib belajar 12 tahun.

“Visi Misi Yayasan Jariah Al-Islamiyah ini sejalan dengan program PKH, untuk itu saya menghimbau kepada para pendamping PKH agar bisa membantu memfasilitasi siswa-siswi tidak mampu untuk mendaftar di yayasan ini” imbuhnya

(Red/SNC)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *