Viral Isu Perselingkuhan Irna, Ketua LKP2M Banten: Tak Yakin Bupati Melakukan Perbuatan Sehina itu

Suitnews.com, Pandeglang – Viralnya isu perselingkuhan Irna Narulita Bupati Pandeglang dengan Amran Sulaiman Menteri Pertanian di media sosial menjadi sorotan berbagai kalangan masyarakat.

Menyikapi isu yang berkembang belakangan ini, Sulaeman Apandi Ketua Lembaga Kajian Pendidikan dan Pembinaan Masyarakat (LKP2M Banten) mengatakan bahwa isu yang beredar itu telah mencoreng nama baik kabupaten pandeglang yang terkenal dengan sejuta santri seribu kiyai, Dia tak yakin jika Bupati Pandeglang melakukan perbuatan sehina itu.

“Saya tak yakin Bupati melakukan perbuatan sehina itu” katanya.

Karena menurutnya Bupati pastinya akan menjaga marwah dan nama baik daerah yang dipimpinnya, sehingga untuk melakukan hal-hal yang negative itu kemungkinannya sangat kecil sekali.

“Bupati pasti akan menjaga marwah dan nama baik daerah yang dipimpinnya” imbuhnya.

Namun menurut Sulaeman Apandi, jika isu itu benar adanya maka Bupati Pandeglang sudah melakukan sebuah penghianatan besar terhadap masyarakat pandeglang dan harus siap mundur dari jabatannya sebagai bupati karena ini sudah mencederai hati nurani rakyat pandeglang.

” jika isu itu benar maka Irna harus mundur dari jabatannya sebagai bupati karena ini merupakan sebuah penghianatan dan sudah mencederai hati nurani rakyat pandeglang” ujarnya.

Sulaeman Apandi juga sangat apresiasi terhadap Bupati pandeglang yang telah cepat tanggap mengklarifikasi isu itu sebelum terjadi kegaduhan yang lebih besar dan luas di kalangan masyarakat.

Dirinya juga berharap agar Pemerintah (Red: Bupati) segera menyelidiki dan menangkap sumber akar pelaku munculnya isu ini dan menyikapi nya dengan bijak.

” Pemerintah harus segera menangkap sumber pelaku munculnya isu ini” katanya.

“Pemerintah juga harus bijak dalam menyikapi hal ini, jangan menyalahkan asapnya, tapi matikan apinya maka akan hilang asapnya” pungkas Sulaeman.

(Jat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *