Upaya Bangkit Dari Keterpurukan, Janda Beranak Dua Penerima Jamsosratu Produksi Pelampung

Suitnews.com, Kresek – Ibu Nana Sofinah seorang ibu yang sudah berpisah dengan suaminya dan menanggung beban kehidupan sendiri dengan memiliki 3 putri. Yang sulung sudah berkeluarga dan ibu nana tinggal di rumah orangtuanya yang beralamat di Kp Baleman RT 004 RW 001 Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek. Ibu nana masih menanggung biaya kedua putrinya yang masih bersekolah.
Syifa Alviona anak kedua Ibu Nana saat ini bersekolah di SMPIT kelas 9 dengan alamat sekolahnya di Kp. Soge RT 001/001 Desa Patrasana Kecamatan Kresek, Sementara Agis Larasita sekolah di MI Riyadhul Mubtadhiin Kp Pasir Gangsa RT. 005/002 Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek

Ibu Nana Sopinah menjadi penerima program jamsosratu dari Dinsos Provinsi Banten sejak tahun 2016, ia berjuang seorang diri untuk menghidupi keluarga dan ibu nana sekarang sedang membangun wirausaha konveksi rumahan yang memproduksi pelampung _(safe vest)_.

Pendamping Jamsosratu Kecamatan Kresek, Zaenal, selalu berupaya memberikan bimbingan dan motivasi bagi bu Nana sebagai RTS (Rumah Tangga Sasaran) binaannya agar memiliki motivasi dan kemauan keras untuk maju.

“Sudah menjadi tugas kami selaku pendamping untuk mengupayakan perubahan mindset para penerima Jamsosratu agar meningkat keberdayaan dan keberfungsian sosialnya, hingga diharapkan kedepan akan tercipta kemandirian sosial mereka” tutur Zaenal

Masih menurut Zaenal, ibu nana saat ini memulai produksi pelampung yang sudah di order ke jakarta dalam sebulan dua kali pengiriman pelampung dengan jumlah 215/pcs dan harga Rp. 39.000,-

Zaenal juga menuturkan bahwa awal mulainya ibu Nana berproduksi bulan Mei 2018. di Kp Karang Jetak Rt 009 RW 003 Desa Kandawati dengan status tempat produksi masih sewa/kontrak.dengan jumlah karyawan 4 orang. Sebagai peserta jamsosratu binaan dinsos provinsi banten ibu nana mengharapkan adanya program berkelanjutan dri pemerintah melalui dinsos provinsi Banten dalam pembinaan dan pelatihan kepada para penerima jamsosratu untuk meningkatkaan penghasilan keluarga penerima manfaat program Jamsosratu. Agar bisa memutuskan mata rantai kemiskinan.
Kendala pemasaran dan tantangan permodalan masih menjadi kendala utama dalam membangun usahanya.

“Pemasaran produk saat ini baru melalui rekan usaha dan medsos wa dan fb,untuk belanja bahan baku ibu nana belanja ke daerah kotabumi dan pasar tanah abang” ujarnya

di tempat terpisah Kasi Jamsoskel Dinsos Provinsi Banten di tempat kerjanya mengatakan bahwa pihaknya melalui para pendamping memang mendorong agar peserta Jamsosratu selain meningkat derajat kesehatan dan pendidikan anak2 nya, juga dapat merubah pola pikir mereka agar lebih berdaya secara sosial,

” RTS Jamsosratu memang kami endorse melalui para pendamping untuk meningkatkan keberdayaan dan keberfungsian sosial mereka, Saya sangat apresiatif terhadap kemauan Bu Nana ini dalam berupaya untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya, ini salah satu cerita sukses sebuah program yg memiliki multiplier effect yang besar bagi penerimanya seperti Jamsosratu, hal ini juga dapat menjadi motivasi bagi peserta jamsosratu lainnya agar bersemangat mengatasi keterpurukan mereka” ujarnya.

Ibu Nana juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan motivasi dan bantuan pada dirinya.
“Sebagai seorang Janda beranak dua apalagi dengan kondisi ekonomi yg sangat pas-pasan memang cukup berat menjalani hidup, alhamdulillah perhatian Dinsos Pemprov Banten melalui program Jamsosratu ini sangat bermanfaat. Selain memotivasi Saya utk melanjutkan sekolah anak-anak setinggi-tingginya, juga para pendamping selalu memberikan motivasi agar kami sekeluarga dapat berupaya mandiri secara sosial. Ya inilah salah satu upaya saya dengan berwirausaha, dengan sedikit modal dan kemauan Alhamdulillah walau selangkah demi selangkah usaha ini terus berjalan” katanya
(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *