Terkendala Administrasi, TKSK Labuan dan Warga Bangun Rumah Sutisna Secara Swadaya

Suitnews.com, Pandeglang – Rumah milik pasangan Suami Isteri, Sutisna (47) dan Ipah (55) warga Kampung Picungbera RT.017 RW.02 Desa Banyubiru Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang menjadi sorotan para penggiat Sosial, karena mereka menganggap bahwa Rumah milik sutisna tersebut tidak layak untuk di tempati.

Melihat keadaan warga seperti ini seolah Pemerintah tutup mata baik itu pemerintahan Desa, Kecamatan ataupun Kabupaten. Bahkan keberadaan TKSK pun di pertanyakan, dimana tugasnya adalah yang mengurus Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Wilayah tingkat kecamatan.

Saat di hubungi melalui WhatsApp nya Ahnan TKSK Kecamatan Labuan, membenarkan bahwa ada rumah warga yang tidak layak huni, namun menurutnya dalam hal ini Pemerintah bukan berarti diam dan tutup mata.

“Saya sudah mengetahui adanya rumah warga yang tidak layak huni” kata Ahnan

Menurut Ahnan, awalnya dia mau mengajukan bantuan Rutilahu untuk Bapak Sutisna tersebut, namun terkendala hal Administrasi.

“Mau saya usulkan dan sudah saya koordinasikan dengan Dinas Sosial Kabupaten, tapi terkendala persyaratan adminisrasi, yang bersangkutan (Red: Sutisna) tidak memiliki KK, KTP dan tidak memiliki tanah, sementara persyaratannya harus ada itu” papar Ahnan

Masih menurut Ahnan kendati persoalan Administrasi tidak bisa di tempuh dan tidak bisa mendapat bantuan secara resmi dari Pemerintah, namun dengan hasil musyawarah Aparatur Desa Banyubiru menyepakati untuk membangun rumah Sutisna dengan Swadaya

“Akhirnya pihak Desa menyepakati untuk membangun secara swadaya, dan Alhamdulilah dari Ibu Kadis dan Kabid Dinas Sosialpun sudah menyumbang walau bersipat pribadi” lanjutnya

Ahnan juga menambahkan bahwa menurut sepengetahuannya selain Ibu Kadis dan Kabid, Camat Labuan dan Forum TKSK juga sudah menyumbangkan bantuannya.

Di tempat terpisah Abdul Latip yang di percaya sebagai Ketua Panitia dalam pembangunan rumah milik sutisna mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu membangun rumah sutisna.

“Saya mewakili keluarga sutisna mengucapkan trimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu” ujarnya

namun karena pembangunannya baru sekitar 60 % Abdul berharap masih ada donatur yang mau membantu pembangunan rumah milik sutisna tersebut sampai bisa ditempati.” Pungkasnya

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *