Tembok Pembatas Jembatan Pasir Waru Desa Menes Ambrol

Suitnews.com, Pandeglang – Bangunan tembok pembatas jembatan Pasir tepatnya di Kampung Pasir Waru, Desa Menes, Kecamatan Menes ambrol, hal itu terjadi akibat kondisi bangunan dimakan usia, sehingga secara tiba-tiba bangunan tersebut ambrol. Akibat dari runtuhnya tembok pembatas itu menghawatirkan dan nyaris putus.

Mulki, salah seorang warga sekitar mengaku, runtuhnya pembatas jembatan tersebut yang ada di wilayahnya itu terjadi sudah lama, akan tetapi sampai sekarang belum ada penanganan dari pemerintah. Agar tidak menimbulkan korban pihaknya memberikan tanda dengan cara ditutup menggunakan semak-semak dan plastik berwarna merah putih sebagai tanda agar masyarakat atau pengguna jalan mengetahui kalau ada kerusakan jembatan.

“Ambrolnya pembatas jembatan tersebut sudah lama terjadi, karena awalnya juga kondisi bangunan sudah mengalami keretakan, dan dipasang tanda dengan menggunakan semak-semak dan plastik berwarna merah putih sebagai peringatan bagi para pengguna jalan agar berhati-hati,” katanya.

Lanjut Mulki, runtuhnya bangunan jembatan tersebut karena kondisi bangunan sudah dimakan usia, sehingga secara tiba-tiba tanpa ada hujan jembatan itu ambrol. Dirinya juga mengaku, di lokasi telah diberikan garis sebagai tanda agar warga tahu kalau di jalur itu ada jembatan runtuh, sehingga para pengguna jalan bisa berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

“Kami berharap agar pemerintah segera melakukan penanganan, kalau ini dibiarkan begitu lama maka dihawatirkan jembatan akan putus, dan laluntis akan terhambat, karena jalur tersebut menghubungkan perkampungan Menes-Pasir Waru” harapnya

Basit, Kepala Desa (Kades) Menes membenarkan, kalau bangunan jembatan di wilayahnya itu telah ambrol memang sudah lama, adapun penyembab runtuhnya jembatan, dirinya kurang begitu hafal, mungkin karena bangunan telah dimakan usia.

“Intinya kami berharap segera ada penanganan dari dinas terkait. Agar bisa diperbaiki, soalnya kalau dibiarkan kelamaan maka dihawatirkan kerusakan akan bertambah parah dan jembatan bisa putus,” imbuhnya. ( Red/Ridho )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *