Tahun 2018, Pandeglang Mendapatkan 42 Desa Sasaran Program Pamsimas

Suitnews.com, Pandeglang – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan program unggulan dari pemerintah pusat yang memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh sebab itu Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban meyakini Pamsimas merupakan program strategis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Saya harap Pamsimas 1, 2, dan 3 mencukupi kebutuhan dasar masyarakat,” kata Tanto saat membuka Sosialisasi Pamsimas 2019 di Oproom Setda, Senin (14/5).

Tanto berharap, beberapa aset Pamsimas ini diserahterimakan menjadi menjadi aset desa, sehingga dapat dikelola Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

” Bumdes peluang bisnisnya jelas dan dapat mempertanggung jawabkan aset ini, tapi Bumdes saya berharap jangan hanya memikirkan profit oriented saja namun juga memperhatikan kepentingan masyarakat. Apabila dikelola oleh Bumdes, tujuan kita untuk mensejahterakan masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.

Menurut Tanto, di beberapa desa di Jawa Tengah sudah menggunakan metode ini, sehingga searah segaris dengan program Kementerian Desa.

“Jika memang disana sudah menerapkan metode itu, kenapa tidak kita adob dari sana untuk meningkatkan pendapatan desa, ” jelasnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kurnia Satriawan mengatakan, saat mensosialisasikan program Pamsimas tahun 2019, pihak Bappeda juga menyampaikan program Pamsimas yang berjalan tahun 2018.

” Pada tahun 2018 Pandeglang mendapatkan 42 desa sasaran program Pamsimas III. 26 desa bersumber dari APBN dan 16 desa didanai melalui sunber dana APBD,” katanya.

Menurut Kurnia, jika di buat estimasi untuk tahun 2019 juga tidak jauh dari tahun 2018. Saat ini kata Kurnia, yang diundang untuk menghadiri sosialisasi sebanyak 48 desa.

” Dari jumlah ini akan disaring menjadi 30 desa sasaran sesuai dengan kriteria yang ditetapkan yaitu Desa yang cakupan air bersihnya cukup kecil, Desa yang cakupan sanitasinya kecil dan partisipasi masyarakatnya tinggi. Untuk metode sama dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.

(Red/SNC)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *