Setelah Tercium Media, Dana BSM Yang Disunat Dikembalikan Ke Wali Murid

Suitnews.com Pandeglang – Belum lama ini salah satu Pendidik di masing-masing SDN seperti SDN Kawoyang 1 dan SDN Kawoyang 2 Desa Kawoyang Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang di duga telah melakukan tindakan yang kurang terpuji berupa penyunatan dana Bantuan untuk Siswa Miskin (BSM) hal tersebut di ketahui langsung oleh awak media di saat yang sama pun tengah melakukan monitoring pencairan BSM pada salah satu BANK milik Pemerintah melalui kartu Anjunagn Tunai Mandiri (ATM).

Dari hasil pengamatan Wartawan mula-mulanya para wali murid mencairkan dana tersebut lewat kartu ATM setelah jumlah dana yang di terima sesuai dengan angka yang tertera Mereka keluar kemudian selang beberapa menit salah satu Pendidik dari SDN Kawoyang 1 dan SDN Kawoyang 2 menggiring mereka pada tempat yang seakan sudah di sepakati guna melakukan dugaan tindakan penyunatan dana yang baru saja di kantongi Wali Murid.

“Dana yang di ambil jumlahnya Rp 70.000,- dengan rincian Rp 20.000 untuk Transportasi dan yang Rp 50.000,- entah untuk apa kami tidak tahu.”Keluh salah satu Wali Murid saat di Tanya wartawan dengan nada kecewa.

Berdasarkan hal itu gambar hasil liputan yang nota bone bersifat insidentil dikirimkan oleh Watawan melalui Whatsapp pada Agus Amin Ketua PGRI Kecamatan Carita sekaligus dipinta pendapat dan solusinya atas dugaan penyunatan dana BSM tersebut. Agus pun mengambil keputusan untuk melakukan jalan Musyawarah di Kantor Korwil Dikbud dengan Pengawas SDN berikut Kepala Sekolah dari masing-masing SDN serta salah satu pendidik yang terindikasi melakukan penyuntan dana BSM.

Saat Musyawarah berjalan masing-masing pihak melakukan dalih-dalih pembenaran dan saling cuci tangan di hadapan Wartawan hingga acara Musyawarah berhenti dengan sendirinya secara stagnant masing-masing pihak tidak ada yang mengakui bersalah apalagi melakukan tindakan penyunatan.
Sementara posisi Ketua PGRI tidak keluar satu kalimatpun kesimpulan dari hasil Musyawarah itu.

Informasi terakhir di peroleh suitnews.com bahwa dana yang di duga hasil penyunatan sebesar Rp 50.000,- untuk SDN Kawoyang 1 sudah di kembalikan lagi kepada para wali murid

“Kamipun sempat mendengar soal penyunatan BSM itu akan tetapi Dana itu sudah di kembalikan kemarin pada para peserta yang anaknya mendapatkan BSM” ungkap Yahya Aktivis LPK pada suitnews.com.

Dari kejadian itu terbersit satu dugaan bahwa sudah terjadi salah satu tindakan yang kurang terpuji dari salah satu oknum pendidik tidak cukup sampai di situ kejadian itupun kembali di kuatkan melalui Whatsapp Wali Murid yang di terima Wartawan bahwa betul di Sekolah itu terjadi penyunatan dana BSM .

“Mencermati persoalan itu kami berkesimpulan bahwa Kejadian tersebut sangat memilukan bagi warga miskin yang kurang mampu sekaligus memalukan di jajaran Pendidikan di tambah membiasnya solusi apalagi tindakan maupun sanksi dari ketua PGRI dengan demikian maka dalam waktu dekat akan kami laporkan secepatnya persoalan itu pada Kadisdikbud Kabupaten Pandeglang’ pungkas Yahya. ****
( RIDHO / RUSDI )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *