Sehari Dirawat Di RSUD Berkah Hanya Mendapat Infusan Saja Hingga Pasien Meninggal, Keluarga Pasien Kecewa

Suitnews.com, Pandeglang – Keluarga pasien RSUD Berkah merasa kecewa dan keluhkan penanganan pasien yang tidak baik sehingga mengakibatkan pasien meninggal dunia setelah seharian di rawat.

Encup salah satu kerabat pasien meninggal di RSUD Berkah mengeluhkan penanganan pasien di rumah sakit pandeglang ini, dirinya menilai tindakan dan penanganan pasien hampir tidak ada karena ketika keluarganya yang bernama Aning masuk ke rumah sakit pagi jam 8 tangga 20 mei 2018 hanya mendapat infusan saja sedangkan kondisi pasien sudah kritis.

” sudah dirawat dari pagi, masa cuma di infus doank, padahal kondisi pasien sudau kritis” ujarnya

Lebih lanjut Encup menuturkan ketika ditanyakan oleh encup kepada pihak rumah sakit tentang dokter jaga pihak rumah sakit mengatakan tidak ada dokter karena sedang libur semua tapi ternyata yang mengatakan dokter libur adalah seorang dokter bernama sari” tutur Encup

ketika ditanya tentang apa yang diinginkan pihak keluarga, keluarga encup hanya meminta pertanggungjawaban rumah sakit tentang pengelolaan dan penanganan pasien secara profesional karena sesuai amanat Undang-Undang kesehatan pihak rumah sakit tidak boleh menelantarkan pasien tanpa perawatan yang baik dengan dasar apapun.

Encup juga menambahkan bahwa dirinya merasa ada yang janggal dengan kwitansi dari pihak rumah sakit, karena dikwitansi hanya tertera nilai uangnya saja, sementara peruntukannya kosong.

“kwitansi rumah sakit ada yang tidak jelas peruntukannya, karena kosong tanpa keterangan hanya nilai uangnya saja” pungkasnya.

Sementara dr. Firman Direktur RSUD Berkah Pandeglang, saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya untuk dimintai tanggapannya, hingga berita ini di terbitkan belum memberikan jawaban dan tanggapannya.

(Iqbal Ajie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *