SDM PKH Banten Ikuti Saresehan PKH 2018

Suitnews.com, Jakarta – Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Banten ikuti acara Saresehan SDM pelaksana PKH se-Indonesia di Hotel Mercure Jakarta 10-13 Aguatus 2018. Dengan jumlah peserta hampir 1000 orang yang terdiri dari Koordinator Regional (Koreg), Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Kabupaten (Korkab), Koordinator Kota (Korkot) dan Pekerja Sosial Supervisor.
SDM pelaksana PKH Banten diwakili oleh koordinator wilayah, koordinator Kabupaten/kota dan pekerja sosial supervisor Se provinsi Banten.
Pada saat pembukaan tampak peserta saresehan dari Provinsi Banten kompak memakai pakaian batik khas suku Baduy.

Dalam Sambutannya Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial R.I Dr Harry Hikmat menjelaskan bahwa tujuan saresehan 2018 ini adalah untuk meningkatkan Profesionalisme SDM PKH menuju kemandirian keluarga penerima manfaat PKH, selain itu juga dibentuk komisi etik SDM PKH.

Saresehan tersebut di buka oleh Menteri Sosial RI  Idrus Marham pada pukul 20.00 WIB dalam orasi nya Mensos memberikan arahan diantaranya adalah bahwa SDM PKH harus bekerja secara profesional. Mensos juga menjelaskan bahwa Kerja Profesional itu terdiri dari tiga bagian, Pertama adalah cinta terhadap apa yang dikerjakan, Kedua  tahu dan memahami apa yang dikerjakan, Ketiga kesadaran dalam melaksanakan pekerjaan bahwa Apa dikerjakan ada nilai manfaat nya.

“SDM PKH harus bekerja secara Profesional, kerja Profesional itu ada tiga, pertama cinta terhadap pekerjaan, kedua tahu yang dijerjakan, ketiga kesadaran dalam melaksanakan pekerjaan” ujar Idrus.

Acara pembukaan yang di mulai pada malam hari semakin meriah ketika Mensos mengukuhkan Duta PKH setiap provinsi yang berasal dari model-model cantik Indonesia, namun raut muka SDM PKH Provinsi Banten tampak murung karena tidak ada wakil Duta PKH dari Provinsi Banten.

Pada kesempatan tersebut Sukma Sandi, SST pekerja sosial Supervisor dari Banten yang berhasil diwawancarai oleh suitnews.com menjelaskan bahwa Mensos memberikan arahan mengenai kerja Profesional yaitu
Kerja cerdas berbasis konsep dan perencanaan, kerja Keras utk mencapai tujuan dan kerja taktis.

Ditempat yang sama, Sulaeman Apandi Koordinator PKH Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten saat di wawancarai menyampaikan bahwa menurutnya selain ada pengarahan dan informasi baru yang dia terima dari kegiatan saresehan ini, ada hal yang lebih berharga yang dia dapatkan yaitu bisa bersilaturahmi dan berbagi pengalaman dengan korkab/kota se Indonesia.

” saya salut dengan teman-teman SDM PKH yang dari wilayah timur sana, perjuangan mereka untuk mensukseskan program PKH ini sangat luar biasa.” Ujarnya

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten yang telah memberikan suportnya terhadap SDM PKH Banten.
“Saya mewakili SDM PKH Banten, mengucapkan terimkasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten yang telah memberikan suportnya kepada SDM PKH Banten.”Pungkasnya
(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *