Home » Sekitar Kita » Hukum » Ratusan Juta ADD Desa Babadsari Hilang, Kapolsek Jiput : Ada Modus Dalam Penggembosan Ban

Ratusan Juta ADD Desa Babadsari Hilang, Kapolsek Jiput : Ada Modus Dalam Penggembosan Ban

suitnews.com, Pandeglang – Terkait hilangnya ADD Desa Babadsari yang hilang di gondol maling empat hari yang lalu (3/5/2018), Jajaran kepolisian sektor jiput mengaku sudah menerima laporan kejadian tersebut, dan pihaknya pun sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Menurut Dedi Supriyadi Kapolsek Jiput, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sudah dilakukan oleh jajaran Kepolisian Sektor Jiput dapat disimpulkan bahwa ada “MODUS” dalam pengembosan ban mobil yang dikendarai oleh kepala Desa Babadsari sehingga ban mobil belakang yang sebelah kiri pecah sesampai nya di depan kantor Desa.

” Ada jenis paku yang dirancang khusus untuk mengempesi ban mobil tersebut” ungkap nya saat di konfirmasi oleh media suitnews.com senin (7/5/2018) di Kantor Polsek Jiput

Baca juga : http://suitnews.com/ratusan-juta-rupiah-add-desa-babadsari-kecamatan-jiput-raib-digondol-maling/

Masih menurut Dedi, bahwa paku yang dipakai panjangnya sekitar 10/12cm dengan bentuk cekungan khusus di badan paku yang diperkirakan kegunaan nya ketika paku tersebut menancap di ban mobil ada jalur khusus untuk keluar nya angin dari ban mobil sehingga mengakibatkan terjadi nya pengurangan daya tekanan angin di dalam ban mobil tersebut,tandas nya.

Sementara saat ditanya posisi paku apakah sengaja ditebar dijalanan oleh pelaku,atau memang sengaja didekatkan ke ban mobil saat mobil berhenti atau pun sedang dalam proses pengambilan uang di bank BRI yang saat itu posisi mobil sedang diam di tempat parkiran Bank BRI labuan. Dedi menduga bahwa jika dilihat dari jenis paku yang ada, sepertinya ada unsur kesengajaan dalam tindakan tersebut. pada umum nya paku yang di temukan di jalan raya itu sering terlihat karat, serta pasti dari salah satu ujung paku itu ada payung nya dan ketika terinjak oleh ban mobil,salah satu ujung paku akan mengangkat serta menancap di ban kendaraan tersebut, Lain hal nya dengan paku yang menancap di ban mobil kepala desa babadsari

” sepertinya ada unsur kesengajaan, karena melihat posisi paku yang masih terlihat baru, serta seperti dirancang khusus untuk mengembosi ban mobil pak lurah ” jelasnya.

Dedi juga mengaku bahwa pihak nya saat ini sedang mengutus beberapa anggota nya untuk meminta ijin melihat CCTV yang ada di lokasi parkiran Bank BRI labuan.

“mudah mudahan,dari hasil rekaman yang ada sedikit nya dapat memberi keterangan selanjut nya” pungkasnya.

Masih di tempat yang sama, Asriya kepala Desa Babadsari menuturkan bahwa, uang sejumlah 159 juta yang diambil bersama dengan bendahara tersebut rencananya akan di transfer ke rekening perangkat desa, namun tidak jadi karena sudah sore

” uang yang berjumlah 159 juta itu rencana nya akan ditransferkan ke rekening perangkat desa masing masing, cuman saat akan dilakukan pengiriman uang, pihak Bank mengatakan bahwa masih banyak yang mengantri, besok aja pak” tutur kepala desa kepada media suitnews.com

(Yona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *