Rakor Antar Lembaga Harap Wujudkan Keterpaduan Dalam Membangun Pandeglang

Suitnews.com, Pandeglang – Pemerintahan Daerah (PEMDA) kabupaten Pandeglang gelar rapat koordinasi Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) sekabupaten Pandeglang, Selasa (15/05/2018) yang diselenggarakan di Aula Hotel Wira Carita, acara tersebut dihadiri Lembaga desa, Kepala desa/kelurahan, Camat sekabupaten Pandeglang serta OPD lainnya, dengan tema Rapat Koordinasi Lintas Sektor antar Lembanga pemerintahan tingkat desa/kelurahan kecamatan dan kabupaten, sekabupaten Pandeglang provinsi Banten Tahun 2018.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Taufik Hidayat , Rakor antar lembaga ini merupakan sarana untuk mengintegtasikan kegiatan yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Desa .

” OPD Punya anggaran Desa juga punya anggaran, kita buat kesepakatan bersama sehingga bersinergi dapat dilaksanakan bersama” kata Taufik

Lebih lanjut Taufik menyampaikan, dengan adanya paradigma baru sangat diperlukan adanya koordinasi yang baik antar lembaga. Salah satunya melalui rakor antar lembaga.

” Pembinaan yang berkesinambungan terus dilakukan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan profesional,” lanjutnya.

Dalam sambutannya bupati Pandeglang Irna Narulita sangat mengapresiasi kinerja para pemerintahan desa dan OPD lainnya, namun selama ini ia menilai adanya Hal – hal komunikasi koordinasi yang tersumbat antara pihak pemerintahan desa dan tingkat kabupaten. Hal ini menurutnya, agar tercapainya keterpaduan dalam membangun pandeglang.

“Jika ada yang tersumbat kegiatan yang belum dilaksanakan silahkan sampaikan disini,” kata Irna.

Irna juga sangat bersyukur begitu cepatnya dana desa yang seharusnya belum cair namun di kabupaten Pandeglang sudah mengawali pencairan dana desa tersebut, tapi pada kesempatan ini ia katakan sangat bersyukur semua hadir dalam rapat koordinasi, dan kita semua ditunggu atas percepatan pembangunan oleh merah putih.

“Jangan sampai desa yang sudah selesai laporannya tersandera oleh desa yang belum selesai pada tahun 2017 karena ada desa yang belum selesai kaitan dengan PPN dan PPH nya dan jika ada pekerjaan diharapkan langsung dibayar pajaknya,” ujar Irna

Bupati pandeglang juga menyampaikan keberhasilan penerapan dana desa sementara di kabupaten pandeglang sudah ada kemajuan yang cukup besar manfaatnya.

Keberhasilan pembangunan dari dana desa diantaranya Jalan pavingblock 207360 meter, Jalan pengkerasan 163000 meter, jalan Hotmix 2000 meter, Jalan Lapen 48300, Jalan Beton 30000 meter, tersier 6520 meter, TPT 1304 meter, sanitasi air bersih 324 unit, posyandu terpadu 326 unit, sarana olahraga 326, embung 324.

Bupati Pandeglang juga menyarankan agar setiap desa membangun satu ni program unggulan untuk satu desa. “Diharapkan kepada pihak desa agar melaksanakan program unggulan per satu desa,” lanjutnya.

Bupati Irna menambahkan, program yang digulirkan dari OPD, Kecamatan, Kelurahan dan Desa harus membuat perubahan di masyarakat. Oleh sebab itu anggaran yang digulirkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat

“Saya harap tahun 2019 Dana Desa harus ditambah, jangan sampai ada disparitas, harus merata,” harapnya.

Hadir dalam acara ini Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, Sekda Pandeglang Pery Hasanudin, Kasdim Mayor Inf Surasa, Perwkilan dari Kejaksaan, para Kepala Dinas, Badan, Kecamatan, dan para Kepala Desa, Sekdes dan BPD.

(Red/Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *