Puluhan Ormas dan OKP Dikabupaten Pandeglang Menolak Keras Penobatan Miss Waria Banten 2018

Suitnews.com, Pandeglang – Ramai Di Perbincangkan Acara penobatan miss waria Banten 2018 resmi dibatalkan oleh pihak penyelenggara.

Pasalnya, acara yang akan dilaksanakan di Pantai Pasir Putih Carita Pandeglang ini menua kecaman dari berbagai Organisasi Masyarakat dan Oragnisasi Kepemudaan.

Hal ini lantaran penobatan Miss Waria Banten 2018 tidak sesuai norma Agama dan Budaya Kabupaten Pandeglang.

ORMAS/OKP/Lembaga yang ada di Wilayah Kabupaten Pandeglang menolak acara penobatan MISS WARIA Banten 2018. yaitu DPC Pemuda Islam Kab. Pandeglang, DPC Angkatan Muda Indonesia Raya Kab.Pandeglang, LKP2M Banten, Laskar Garda Banten, DPC Laskar Ahlussunah Wal Jama’ah, DPC Badak Banten Sindangresmi Pdg, FKSPO Kab. Pandeglang, IKA STAIBANNA, PDPM Kabupaten Pandeglang, IPNU Pandeglang, PC. IPPNU Pandeglang, PC. GP. Ansor Pandeglang, PC. ISNU Pandeglang, PC BAITUL MUSLIMIN Pandeglang, DPD KNPI Pandeglang, DPC PPMI Pandeglang, DPD HIPAMA Pandeglang, LSPP Kab. Pandeglang, Gerbang Banten, SGMP, Lingkar Study & Advokasi, KSM’45, PC PMII Pandeglang, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pandeglang, Komisi Pemberdayaan Perempuan KAHMI Pandeglang, Komisi Perempuan, Remaja dan Perlindungan Anak, MUI Pandeglang, DPD Badak Banten, DPD BPPKB Pandeglang, DPD PEKAT IB Pandeglang, Ikatan Silaturahmi Keluarga Tubagus Ratu/IKAS KELTUBA – Pandeglang, Benteng Budaya Indonesia Provinsi Banten, DPW BADAK BANTEN PROV BANTEN, Kesultanan Banten, ALUMNI 212, KESATUAN JAM’YAH INTIFADAH MUDA BANTAN ( KAJI MUDA ), PERSATUAN PERJUANGAN ANTI WARIA, IKAKMC Bandung (Cilegon), DPW BADAK BANTEN PROVINSI JAWA BARAT, Dulur Pandeglang, GARDA PEMUDA NASDEM, BKPRMI KAB.PANDEGLANG, MAUNG BANTEN & BRIGADE GPII PANDEGLANG

Menanggapi hal itu Saepul Anwar Pengurus Brigade Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kabupaten Pandeglang menolak keras kegiatan miss waria dalam bentuk apapun.

“Waria dalam ajaran Islam tidak diperbolehkan, ini tidak sesuai norma, ajaran dan budaya kota (Pandeglang-red) kita yang notabenya kota santri” tegas saeful, pemuda asal Kecamatan Majasari itu. Selasa, (03/07/2018).

Di tempat terpisah Ketua DPC Laskar Ahlussunnah Waljama’ah Kab. Pandeglang Ridwanul Muhajir, Dirinya berharap tidak ada kegiatan yang berbau Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender (LGBT) yang dilaksanakan oleh pihak manapun, selain tidak ada manfaat untuk generasi muda kegiatan ini juga akan mencoreng citra kota sejuta santri dan seribu ulama yang memiliki mayoritas masyarakat pandeglang yang religius.

“Kita tidak ingin kegiatan-kegiatan seperti itu diadakan di Kabupaten Pandeglang. Kita tidak ingin meligitimasi sesuatu hal yang sebetulnya tidak bisa dibenarkan walaupun keberadaan LGBT ada” Tegasnya.

Senada, Sulaeman Apandi Ketua DPC Pemuda Islam Kabupaten Pandeglang juga berharap dengan ada nya rencana kegiatan penobatan miss waria ini, maka sebagai warga pandeglang jangan menghilangkan jatidirinya dengan julukan kota santri

” sebagai warga pandeglang yang dijuluki dengan kota santri, saya mengecam kegiatan itu (red : miss waria) yang berdampak buruk terhadap moral masyarakat” katanya

Dia juga berharap agar Pemerintah bersikap tegas terhadap penyelenggara kegiatan miss waria tersebut

“Pemkab harus bertindak tegas dan membatalkan kegiatan itu” ucapnya

Menanggapi ramainya Penobatan Miss Waria, Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita dirinya sudah memerintahkan kepada aparatur pemerintah dalam hal ini Camat Kecamatan Carita untuk Cros Cek kelapangan untuk memastikan kebenaranya.

“Jangan memberikan izin, tidak akan pernah mengizinkan kontes waria di Kabupaten Pandeglang” Tegasnya, Kepada awak media.

(Ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *