Mahasiswa angkat Bicara mengenai Rencana reaktivasi Jalan Kereta Api Rangkas bitung-pandeglang

Sutnews.com, Pandeglang-Rencana reaktivasi Jalan Kereta Api Rangkas bitung-pandeglang oleh Pemerintah kabupaten Pandeglang sebagaimana Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita meyampaikan

“Kami harap tahun 2018 atau 2019 jalan kereta api sudah dapat di gunakan. Karena dengan begitu ekonomi masyarakat akan hidup, khususnya di wilayah station kereta,” kata Bupati Hj. Irna Narulita pada rapat Focus Grup Discussion (FGD) di Gedung Garuda, Kamis (10/11).

Beliau meminta kepada pihak Kementerian Perhubungan agar reaktivasi jalur Kereta Api dapat selesai sebelum tahun 2020. Karena menurutnya, dampak dari aktifnya jalur kereta api sangat besar bagi perekonomian masyarakat Pandeglang.

Sementara itu Ili Sadeli mahasiswa STISIP Banten Raya Menilai bahwa “kami sepakat dengan rencana tersebut tetapi pemerintah harus meperhatikan msyarakat yang memiliki tempat tingal disekitar areal jalur kereta api, memang tanah tersebut milik negara yang di tempati masyarakat, tapi dari segi kemanusiaan pemerintah juga harus mempertibangkan terhadap masyarakat yang tergusur. Karna mereka juga masyarakat yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan perlu ada pendataan mengenai areal luas tanah negara yang di tempati masyarakat harus tepat.” (Katanya)

Ketua Pergerakan Mahasiswa Isam Indonesia (PMII) Cabang Pandeglang ikut angkat bicara, Ajat Sudrajat menurutnya saat diwawancara suitnews.com

“Persoalan pengaktiffan kereta api jalur rangkas-labuan tentunya akan menjadi sorotan dari berbagai pihak. Namun hal ini juga perlu adanya sosialisai kepada warga agar tidak terjadi konflik. Persoalannya adalah lahan yang akan digunakan tentunya akan jadi soal,” Katanya

Baca Juga : pemkab pandeglang akan menghidupkan lintas kereta api jurusan rangkas bitung-pandeglang

Ajat juga menambahkan perlu adanya kajian yang sangat matang terutama prihal dampak positif dan negatifnya terkait rencana pengaktiffan kereta api jalur rangkas bitung-pandeglang ini.

“Jangan sampai ini menjadi gejolak bagi masyarakat. Lihat saja, bagaimana proses ini harus berjalan dengan lancar dengan tidak adanya konflik. Warga yang mendirikan bangunan/rumah dan lain-lainnya di lahan KA itu banyak.”

“Sosialisasi juga diperlukan. Tentunya harus ada dampak positif bagi ekonomi masyarakat Makanya, proses ini harus direncanakan dengan matang. Dan tidak ada keberpihakan,” Katanya (jak)

Comments are closed.