Kapolri Gelar Istigosah Bersama Ulama Banten

Suitnews.com. serang-Menjelang aksi bela islam jilid III Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menghadiri acara Istigosah bersama ribuan Ulama dan Masyarakat Banten di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (25/11).

Safari ulama yang dilakukan Kapolri saat ini, dinilai sebagai upaya meredam masa agar tidak kembali melakukan aksi yang rencananya akan digelar di Jakarta pada tanggal 02 Desember mendatang.

Dikatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, saat ini pilkada Jakarta merupakan daerah yang rawan karena merupakan ibu kota yang dijadikan sebagai barometer pilkada. Karena kata dia, tingkat kerawanan tersebut dapat dilihat dengan adanya Pilkada jakarta yang sudah diwarnai dengan aksi demo dan laporan penistaan agama oleh gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahya Purnama (Ahok).

Namun dirinya menegaskan, kasus tersebut masuk kepada ranah hukum sehinga jangan dikaitkan dengan politik dan ras. “Proses hukum, sodara Basuki Tjahya Purnama hari ini jam 10, berkas kita serahkan ke jaksa agung, P21 minggu depan,” katanya.

Terkait rencana aksi bela islam jilid III yang akan digelar pada 2 Desember mendatang, pihaknya berpendapat bahwa dari kajian hukum hal itu tidak dibenarkan. Karena, berdasarkan pasal 6 dan pasal 15 undang-undang nomor 1998 tidak boleh menggangu ketertiban umum dan tidak boleh menganggu hak-hak orang lain.

“Kalau ada yang bertentangan dengan pasal 6 maka akan di bubarkan. Oleh karena itu, dalam mencegah pasal-pasal itu, kita lakukan langkah-langkah pencegahan melalui dialog,” tuturnya.

Sementara itu, selain istigosah yang dilakukan oleh Kapolri, dipandeglang ribuan masyarakat dan ulama juga menyelenggarakan istigosah bersama yang dihadiri oleh Abuya Muhtadi Cidahu, Jum’at 25/11 malam, dengan menghadirkan penceramah Jujun Djunaedi.(jak)

Comments are closed.