Home » Daerah » Cilegon » Inilah Penyebab Plt Gubernur Banten di Tuntut Buruh

Inilah Penyebab Plt Gubernur Banten di Tuntut Buruh

Suitnews.com, Cilegon – Ribuan buruh yang berasal dari 28 federasi serikat buruh se Banten mengadakan Aksi Unjuk Rasa ( Unras) di Kota Cilegon, mereka menutup akses keluar masuk kendaraan di kawasan industri KIEC, Kota Cilegon, Kamis (15/12/2016).

Mereka menuntut revisi Surat Keputusan Gubernur Banten No 561/Kep.553-HUk/2016 tanggal 23 November 2016 tentang UMK 2017 di delapan Kabupaten/Kota se Banten dan pemberlakuan Upah Minimun Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

Dalam orasinya, kalangan buruh menuding SK Plt Gubernur Banten itu telah merampas hak-hak buruh untuk dapat hidup layak.

“Kita sudah diberikan UMK yang menyiksa, UMK yang dzalim. Karena Plt Gubernur sudah menganulir rekomendasi Bupati dan Walikota,” kata salah seorang orator.

Akibat Aksi Unjuk Rasa tersebut, tak ayal memaksa aparat kepolisian gabungan meminta pengendara untuk memutar balik arah kendaraannya.
Rombongan kedatangan buruh yang berasal dari luar daerah lainnya bahkan hingga menutup lalu lintas kendaraan menuju pintu tol maupun kendaraan dari arah Cilegon menuju Merak dan sebaliknya.

“Sementara kita akan lakukan aksi di sini (Simpang Empat Damkar) saja dulu, baru setelah itu kita bergerak ke ADB,” ungkap Sanuddin, Ketua Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *