Home » Peristiwa » Hajatan di Desa Teluk, di Nodai Peristiwa Berdarah

Hajatan di Desa Teluk, di Nodai Peristiwa Berdarah

Suitnews.com, Pandeglang – Seorang pemuda yang diduga stress membacok warga di acara hajatan. kejadian menggegerkan tersebut terjadi sekitar pukul 20:30 WIB diKampung Perikanan 1 RT 02 RW 09 Desa Teluk, Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Kamis (19/04/2018).

Untung Nuriddin, Sekertaris Desa Teluk mengatakan, peristiwa ini bermula saat korban yang bernama Usro tengah menghadiri hajat di salah satu rumah warga. Saat itu, pelaku yang berinisial R melihat korban. Pelaku berada tidak jauh dilokasi hajatan warga.

Tiba-tiba pelaku yang tengah membawa golok, langsung membacok korban namun sabetan golok tersebut ditepis oleh tangan korban. Korban pun jatuh dari tempat duduknya dan mencoba melarikan diri namun terus dikejar oleh pelaku. Korban sendiri mengalami luka di tangan kanan karena menepis sabetan golok dari pelaku.

Warga yang melihat kejadian tersebut mencoba melerai, namun tidak berani lantaran pelaku mengancam akan membacok warga. Akhirnya pelaku berhasil diamankan dan sempat diamuk oleh massa karena telah meresahkan.

“Warga semua takut gak ada yang berani melerai, korbannya lari tapi terus dikejar oleh pelaku. (Warga) yang mau ngambil goloknya juga susah yang mau mendekat ke pelaku juga diancam mau dibacok,” ujar dia.

Komisaris Polisi (Kompol) Syahril Minda Kapolsek Labuan membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut Kapolsek, pelaku yang diduga orang stres tersebut merupakan warga pindahan dari Kampung Kadu Gareng Desa Kalanganyar.

Diketahui, pelaku sebelumnya telah diusir oleh warga karena tindakan pelaku yang meresahkan. Pelaku sendiri saat ini menetap di Kampung Umbul Tanjung RT 02 RW 03 Desa Teluk.

“Pelaku bernama Rizal alamat awal di (Desa) Kalanganyar dan pindah ke Desa Teluk. Sedangkan korban orang Desa teluk. Yang bersangkutan berteman semulanya dan tiba-tiba Rizal membacok korban untuk nama Usro,” kata Kapolsek, Jumat (20/04).

Sementara itu, lanjut Kapolsek, baik korban maupun pelaku sudah diobati di Puskesmas Labuan setelah pelaku diamuk oleh massa yang resah dengan perilakunya. Saat ini pelaku telah dibawa kembali oleh keluarganya dan dibawa ke Kampung Pangulon Desa Caringin untuk dilakukan pengobatan.

“Ya orang yang ngebacok kurang waras dan yang ngebocok juga dibawa ke puskesmas karena di amuk massa dan di obatin di puskesmas. Malam itu juga dibawa keluarganya untuk diamankan berobat,” pungkasnya.

(Red//SNC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *