Gubernur Banten : Pengobatan Gratis Terhadap 2 Juta Warga Tidak Mampu Akan Tetap Jalan

suitnews.com, Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim kembali menegaskan program kesehatan atau pengobatan gratis kepada 2 juta warga tidak mampu akan tetap jalan. Menurutnya, negara harus hadir setiap kali rakyat mendapatkan kesulitan termasuk saat sakit yang karena tidak ada biaya.

“Bila perlu, saat rakyat sakit dan tidak mampu datang ke rumah sakit, ada petugas dari Pemda yang menjemput ke rumahnya dengan helikopter. Hal ini seperti sudah dilakukan sejumlah negara maju,” ujar Gubernur WH, Selasa (10/4/2018).

Hal itu disampaikan Gubernur Banten saat memberikan sambutan pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Banten Tahun 2019 di Horison Ultimate Ratu Hotel, Kota Serang.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, perwakilan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Nasional Republik Indonesia, Bupati dan Walikota se-Banten. Hadir pula pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Banten.

Gubernur WH mempertanyakan, apabila 2 juta rakyat Banten yang belum tercover dan tidak mampu untuk membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, maka siapa yang akan memperhatikan. “Saya menawarkan dan siapa yang mampu mengurus mereka. Pemerintah harus hadir dan Pemerintah Provinsi dan Gubernur sebagai perwakilan Pemerintah pusat siap melaksanakan hal itu. Lalu kanapa harus dihambat,” ucap Gubernur WH
Program kesehatan pengobatan gratis tersebut, kata Gubernur WH, bukan suatu bentuk kampanye dan pencitraan. “Sekarang saya tidak perlu kampanye dan pencitraan tapi bagaimana rakyat tidak mempu berobat itu ditolong. Kalau kepala daerah sudah tau rakyat susah dan tidak mampu berobat tapi tidak ditolong, itu namanya dzalim. Saya tidak mau menjadi pemimpin yang dzalim,” tutur Gubernur kepada para awak media seusai acara.

Sementara itu, Ketua Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Asep Rahmatullah yang hadir pada acara sebagai narasumber menanggapi gagasan Gubernur. “Pak Gubernur kalau berkeinginan untuk warga tidak mampu berobat diangkut dengan helikopter cukup bagus. Namun, perlu disiapkan sarana dan prasarananya,” ujar Asep.

Dewan, kata Asep, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Pemerintah Provinsi Banten ikut mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. “Yang penting, bagaimana Banten menjadi lebih baik dan berguna bagi seluruh masyarakat,” ucap Asep

(Red//Saeful Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *