Ekonomi Keluarga Telah Sejahtera, Ibu Heni Mundur Dari Peserta Bansos PKH

suitnews.com, Pandeglang РIbu Heni (41) merupakan salah satu peserta penerima Banyuan Sosial (Bansos) pada Program Keluarga Harapan (PKH) atau keluarga penerima manfaat (KPM) sejak tahun 2012, warga Kampung Ranjajaya Desa Karyasari Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang ini menyatakan mundur dari kepesertaan PKH, ia mengakui ekonomi keluarga saat ini telah membaik. Semenjak dirinya dan suami merintis usaha jual beli kayu dari tahun 2016 pendapatan keluarga semakin bertambah. Sebelum memulai usaha, pendapatan keuangan keluarga hanya mengandalkan  penghasilan suami yang bekerja sebagai supir yang pendapatannya tidak menentu.

Dirinya mengungkapkan rasa terima kasih telah menerima bantuan sosial PKH. Bantuan tersebut membantu keuangan keluarga dalam membiayai pendidikan anak-anaknya.
Ditanya mengenai alasan dirinya mundur, ibu Heni mengaku dirinya sudah tidak layak menerima bantuan sosial PKH dan ingin memberi kesempatan kepada keluarga tidak mampu lainnya yang belum menerima bantuan sosial PKH.

“Alhamdulilah ekonomi keluarga saya sudah sejahtera, dan saya ingin memberikan kesempatan kepada keluarga lain untuk mendapat bantuan PKH.” katanya pada suitnews.com Rabu (8/8/2018)

Selain ibu Heni, pernyataan mundur sebagai peserta PKH juga di utarakan oleh warga Kampung Cibadak Desa Alaswangi Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang bernama ibu Annisa.

” Saya mundur karena saya sudah sejahtera, suami saya bekerja dan memberi kesempatan kepada yang lain” ujarnya.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Dra. Hj. Tati Suwagiharti,MM mengapresiasi kepada KPM yang secara legowo mundur jadi peserta PKH.

” sesuai arahan Kemensos kita sangat mengapresiasi dan mengupayakan penghargaan bagi KPM yang telah graduasi mandiri” ujarnya.

Sementara Sukma Sandi, SST pekerja sosial supervisor PKH Kabupaten Pandeglang, menjelaskan bahwa perlu rencana terukur untuk mempercepat KPM menuju graduasi mandiri sejahtera seperti membuat Profile KPM dan mengindentifikasi potensi KPM baik potensi alam maupun SDM nya.
(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *