Dualisme Jilid-2 KNPI Banten, Hanura VS Golkar – HMI

Suitnews.com, serang – Dualisme jilid 2 KNPI Banten menjadi tambah menarik bagi sebagian besar aktivis Pemuda karena bagi mereka dengan dualisme pada tubuh Wadah organisasi Pemuda itu dinamisasi organisasi menjadi lebih memacu adrenalin semangat kepemudaannya walau bagi pemerintah jadi tambah pusing dan bagi sebagian pemuda non okp jadi tambah ga faham.

Menurut Khoirul Umam, Rano Al-Fath sadar aatau tidak harus menerima warisan masalah dari Tanto W Arban karena kurang cakapnya jadi ketua KNPI sehingga masuk pada persimpangan yang membingungkan dia sendiri.

“Tanto harusnya menyadari sedari awal kalo dia saat jadi ketua KNPI lebih banyak ditelikung oleh inner cyrcelnya terutama Ishak Newton dan Abidin Nasar” Kata Umam

Dalam banyak hal penelikungan itu terjadi terutama saat kehadiran DPP Hasil Kongres Papua yang padahal KNPI Banten sendiri mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI di Jakarta.

“Di sana akar masalah dualisme KNPI terjadi, Tanto Sendiri mendukung KLB KNPI tapi pasca itu tidak di akuinya walau sesungguhnya itu penelikungan yang di lakukan oleh orang2 dekatnya sendiri terutama Ishak Newton dan Abidin Nasar” imbuhnya

Khoirul Umam menilai bahwa pasca Musda KNPI Versi Tanto Sendiri Rano Alfath ketiban masalah untuk cuci piring sisa pesta Tanto cs dan kelihatan Rano Alfath tidak mampu segera beradaptasi dengan Lingkungan KNPI sendiri. Apalagi saat ini di pastikan Posisi Sekretarisnya di berikan pada Sirojudin Alfarisi yang konon ada campur tangan WH selaku Gubernur dan satu Partai dengan Rifai Darus ketua umum KNPI mereka.

Penetapan itu otomatis menggeser Dedi Muhdi yang di Rekomendasi Tanto dan di dukung Alumni-alumni HMI yang menjadi Pimpinan OKP pendukungnya, sehingga dengan begitu Praktis Rano Alfath yang Politisi Hanura leluasa menyingkirkan Alumni-alumni HMI dan Orang-orang Tanto dan praktis Faksi Golkar tidak terakomodir. Sangat mungkin agar Rano Alfath bisa leluasa tanpa di recoki anak-anak Golkar Banten yang barang tentu ini akan memuluskan Bossnya Ely Mulyadi untuk menjadikan KNPInya sebagai kuda tunggangan untuk kepentingannya ke depan.

“Sesungguhnya anak-anak Muda Golkar Sendiri lebih banyak di KNPI Hasil KLB karena ketua umum yang terpilihnya juga Ketua Umum AMPG yang sangat dekat dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto” jelas umam

Angin segar ini di manfaatkan Khoirul Umam yang barang tentu dia lebih menguasai Medan dinamika kepemudaan di KNPI Banten di samping dia juga Alumni HMI yang cukup senior dan banyak menempatkan kadernya di Pimpinan OKP di Banten boleh di bilang dia (red:khoirul umam) itu BOSSnya OKP di Banten, dengan relasinya di DPP KNPI dan Pimpinan OKP Nasional barang tentu dia mudah untuk mengarahkan KNPI Versi Ali Hanafiah yang walau pun itu seniornya di HMI Cirebon tapi di KNPI tentu Ali Hanafiah akan fatsun padanya.

Praktis Umam dan Ali lebih dekat pada sumbu kekuasaan di DPP Golkar melalui Ketua umumnya Fahd A Rafiq walau dia dalam Sel tapi instruksinya masih di patuhi dan loyalisnya masih solid mendukungnya barangkali juga Umam dan Ali yang loyal pada Fahd.

Bisa di prediksi anak-anak Muda Golkar di Banten juga akan lebih mudah masuk di KNPI Banten Versi Ali Hanafiah karena sejatinya Ruh KNPI Banten Versi Ali ini adalah mainan anak-anak Muda Golkar di Pusat yang di mainkan melalui Umam.

Jika kemudian alumni-alumni HMI yang memimpin OKP itu di konsolidasi oleh Umam dan Ali plus anak-anak Muda Golkarnya dan kemudian mendapatkan porsi di KNPI Ali maka dualisme KNPI Banten jilid-2 adalah Hanura Vs Golkar-HMI. (red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *