Destinasi Wisata Lebak di Evaluasi

Suitnews.com, Lebak – Pengelolaan destinasi wisata yang baik tentu akan memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Untuk mencapai tujuan tersebut salah satu yang sudah dilakukan oleh Kabupaten Lebak yaitu pelaporan data kepariwisataan melalui Sistem Informasi Manajemen Pariwisata Daerah (Simparda) yang saat ini tengah dievaluasi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, pentingnya data Simparda menjadi tolak ukur dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata terkait dengan data jumlah kunjungan, obyek wisata yang menarik, sarana yang tesedia, produk wisata, atraksi wisata dan lainnya yang akan menjadi bahan evaluasi agar dapat diberikan solusi baik dalam penerapan kebijakan maupun peningkatan kualitas destinasi wisata.

“Kabupaten Lebak memiliki banyak destinasi wisata khususnya wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Melalui data inilah kita bisa mengetahui apa yang perlu dikembangan dan diperbaiki agar bisa menarik kunjungan wisatawan secara berkelanjutan,” katanya pada kegiatan Rapat Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Pariwisata Daerah (Simparda) di Kantor Dinas Pariwisata Kabuapetn Lebak, Rabu (18/4).

Dijelaskannya, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap upaya yang sudah dilakukan oleh penginput data dari Kabupaten Lebak walaupun masih belum maksimal namun ini akan menjadi langkah yang baik untuk membenahi sistem data agar bisa lebih baik lagi dalam mengelola sebuah lembaga atau instansi pariwisata.

“Mari kita membangun pariwisata bersama dimulai dengan data. Saya harap, Kabupaten Lebak bisa memberi contoh bagi daerah lain untuk pengelolaan data Simparda yang baik salah satunya dengan rajin melaporkan data sesuai dengan waktu yang ditentukan,” ungkap Eneng.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Hayat Syahida menerangkan, stakeholder yang khusus mengelola data Simparda di Lebak masih perlu bimbingan dan arahan terkait dengan pelaporan data yang sesuai yang nantinya akan menjadi bahan analisa dan dapat dibentuk kebijakan-kebijakan kepariwisataan.

“Hari ini dengan adanya rapat evaluasi Simparda merupakan wujud sinergi Kabupaten Lebak dengan Dinas Pariwisata Provinsi Banten untuk memberikan evaluasi dengan menghadirkan langsung konsultan yang mengarahan penginputan data yang sesuai,” katanya.

Ia menambahkan, rapat evaluasi akan mengetahui tentang kesiapan dari sistem pengelola data yang benar-benar mengerti kebutuhan pengguna data karena informasi pariwisata memiliki karakteristik data yang sangat beragam, seperti obyek dan daya tarik, data hotel, data sarana transportasi dan data-data faislitas lain, hingga ke data statistik seperti jumlah wisatawan dan pemandu wisatanya, perlu dikelola secara terintegrasi.

“Ini menjadi modal dasar kita untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan lebih banyak lagi datang ke Lebak. Selain itu, kita juga bisa mengetahui tentang tren wisata yang saat ini dibutuhkan oleh wisatawan. Kedepan, saya harap semua destinasi wisata di Lebak harus ada pencatat data yang baik dan bisa melaporkan Simparda lebih optimal,” ungkap Hayat.

(Red//SNC)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *