Banyak Yang Belum Paham Manfaat Buku Nikah, Ridwanul Muhajir Ajak Warga Ikuti Itsbat Nikah

Suitnews.com, Pandeglang – (10/3) Masih banyak masyarakat Pandeglang yang melakukan nikah siri atau nikah di bawah tangan, sehingga tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA). Oleh karena itu, Koperasi Bina Muda Mandala dan LBH Tridarma berupaya mengguide Pengadilan Agama Pandeglang , Kementian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang dan Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang berencana akan menggelar Sidang Terpadu yakni Sidang Itsbat Nikah oleh Pengadilan Agama Pandeglang, pecatatan/buku nikah oleh Kemenag Kab. Pandeglang dan pencatatan sipil (Akta kelahiran) oleh Disdukcapil Kabupaten Pandeglang.

Program isbat nikah terpadu ini rencana akan dilaksanakan pada akhir bulan maret 2018 ini, namun sudah hampir satu bulan sosialisasi dilakukan baru beberapa pasangan suami istri yang mendaftar.

Rencana sidang itsbat nikah terpadu tersebut, ditargetkan dapat diikuti sebanyak 500 pasangan dari 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Mandalawangi, Banjar, Mekarjaya, Cipeucang dan Cimanuk. Berdasarkan data di Pengadilan Agama Kabupaten Pandeglang memiliki angka pasangan suami isteri yang belum mendaftarkan ke KUA atau nikah siri masih begitu banyak.

Ketua Koperasi Bina Muda Mandala Ridwanul Muhajir merasa kaget masih banyaknya pasangan suami isteri di Kab. Pandeglang yang belum tercatat di KUA. Namun partisipasi masyarakat begitu rendah untuk mengikuti program tersebut “Saya merasa kaget, apakah kurangnya partisipasi masyarakat dikarenakan karena ketidak mengertian terhadap apa itu isbat nikah atau karena masyarakat memang tidak merasa terlalu membutuhkan untuk memiliki buku nikah. Padahal buku nikah adalah salah satu dokumen yang begitu penting dimiliki masyarakat karena berkaitan dengan dasar kependudukan dan pencatatan sipil untuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akta Lahir Anak, Pembagian Waris dan bahkan tanpa akta nikah kita tidak bisa membuat paspor untuk pergi keluarga negeri seperti haji, umroh dll,” ujarnya.

Salah satu perwakilan dari LBH Tridarma Kabupaten Pandeglang Nasron Wahid mengatakan, sudah lama merancang kegiatan itsbat nikah terpadu ini. Sejak bulan Januari saya sudah mensosialisasikan langsung ke masyarakat, Imbuhnya.

Lebih jauh Nasron menjelaskan, setiap pasangan suami isteri dikenakan biaya yang akan disubsidi oleh Koperasi Bina Muda Mandala yang rencananya bahkan akan digratiskan untuk masyarakat yang betul-betul tidak mampu,” ungkapnya.

Ia menghimbau, kepada masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini dan berkoordinasi dengan panitia baik perwakilan dari Koperasi Bina Muda Mandala maupun LBH Tridarma Kab. Pandeglang untuk mendaftarkan diri untuk ikut sidang terpadu.

(Red/Rizal)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *